Sejarah Terjadinya Renaissance dan Humanisme

Diposting pada

Terjadinya Renaissance dan Humanisme – Salam! Kali ini kita akan mempelajari materi Sejarah Dunia khususnya materi Sejarah Terjadinya Renaissance dan Humanisme. Mari kembali kita ulas dan simak lagi materi ini, karena ternyata materi ini cukup penting. Alasan kuat yang mendasari mengapa materi ini dianggap penting adalah karena selain materi ini merupakan pengetahuan untuk menambah perbendaharaan ilmu, materi ini juga diujikan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN khususnya bidang SOSHUM. Selamat membaca!

 Terjadinya Renaissanc

Latar Belakang Terjadinya Renaissance dan Humanisme

Ada beberapa alasan yang dapat dijadikan Latar belakang Renaisance dan Humanisme pada zaman pertengahan. Pertama adalah Adanya dominasi gereja dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Kemudian, Munculnya kerajaan-kerajaan baru di mana kekuasaan raja sangat tergantung pada Paus. Lalu, Karena doktrin gereja maka kehidupan masyarakat pada masa ini cenderung bersifat Scholastik yang menitikberatkan pada masalah surgawi. Kebebasan berpikir yang sangat dikekang dan juga perekonomian yang hanya dititik beratkan pada bidang pertanian saja juga menjadi latar belakang terjadinya Renaissance dan Humanisme.

Ciri-ciri kehidupan masyarakat Eropa pada masa pertengahan yang demikian adanya. Pada masa itu, Eropa mengalami masa kegelapan (The Dark Ages) yang menyebabkan kemerosotan. Karena menyadari kemerosotan ini, bangsa Eropa melakukan gerakan dengan mengembalikan pola kehidupan pada masa Eropa kuno. Gerakan perubahan ini dikenal dengan Renaissance dan Humanisme.

 

Sebab-sebab terjadinya gerakan Renaissance dan Humanisme antara lain:

a.Pada masa pertengahan, kehidupan masyarakat Eropa mengedepankan masalah surgawi (skolastik) yang menjadikan bangsa Eropa mengalami kemerosotan.

b.Berkembangnya faham Rasionalisme yang mengutamakan kebenaran akal dan pikiran.

c.Munculnya Masyarakat Kota (paura) yang umumnya didominasi oleh kaum borjuis yang

berpandangan modern dan realistis.

d.Munculnya raja-raja yang menginginkan kekuasaannya bebas dari pengaruh gereja,

seperti Raja Philippe IV (Perancis) dan Raja Henry VIII (Inggris).

e.Berkembangnya kesenian terutama seni sastra sehingga mendorong kehidupan masyarakat yang ingin bebas dari pengaruh siapapun.

 

Kebudayaan Jaman Renaissance dan Humanisme

Wujud-wujud kebudayaan jaman Renaissance dan Humanisme adalah sebagai berikut. Menara  St. Peter yang bergaya Romawi karya Michael Angelo, Monalisa karya Leonardo Da Vinci Madonna dari Foligno dan Paus, Julius XI karya Raffael Sanzio. Kemudian ada Madonna, Bonafacius Amerbach dan Raja Henry VII karya Hans Holbein, Senior dan Hans Holbein, Yunior , Johanes serta Adam dan Hawa  karya Albrech Durer, Penjaga Malam, Christus en Madalena, David en Saul Karya Rembrant Harmentivan Rijn, dan Majas om a Balcony  karya Francisco Goya.

Di bidang seni pahat, ada Michel Angelo (1476 – 1564) yang menemukan Pieta dan  Lorenzo Giberti (1378 – 1455) menemukan Ukiran pintu dari perunggu. Dalam bidang sastra, ada Dante Alighieri (1265 – 1321) dengan karyanya yaitu Divina Comedia, William Shakespeare (1546- 1616) dengan karya terkenalnya, seperti Hamlet, Macbet dan Julius Caesar

 

Dampak  Positif Terjadinya Renaissance dan Humanisme

Renaissance dan Humanisme memiliki dampak positif dan negaif bagi masyarakat dunia pada umumnya dan Eropa pada khususnya. Beberapa dampak positif  tersebut, di antaranya:

Kesusasteraan dan bahasa klasik mendorong berkembangnya kesusasteraan dunia, Kesenian berkembang secara bebas, timbulnya kebebasan berfikir, berkembangnya faham sekularisme, yaitu paham yang mengutamakan kehidupan duniawi dan mengabaikan kehidupan surgawi.

 

Dampak Negatif Terjadinya Renaissance dan Humanisme

a.Karya-karya besar Eropa Pertengahan dipandang rendah seperti ajaran scholastic dan kebudayaan Gotiek.

b.Penghormatan pada ajaran Gereja berkurang.

c.Berkembangnya nudisme, yaitu paham yang mengabaikan rasa malu seperti cara berpakaian dan cara pergaulan.

Selain dampak tersebut di atas Renaissance dan Humanisme juga berakibat pada munculnya Reformasi Gereja yang dipelopori oleh Martin Luther (1483 – 1546), seorang ulama dan guru besar Universitas Wittenberg (Jerman).

 

Ada 3 faktor yang menyebabkan terjadinya Reformasi Gereja yaitu

a.Adanya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh kaum gereja katolik, seperti penjualan surat pengampunan dosa (surat indulgensia).

b.Berkembangnya faham humanisme memungkinkan banyak orang membaca dan mempelajari ajaran Yesus Kristus asli yang tertulis dalam bahasa Yunani Kuno.

c.Timbulnya negara-negara nasional di Eropa, di mana raja-rajanya menginginkan berkuasa penuh di kerajaannya dan lepas dari pengaruh Paus.

 

Reformasi gereja ini mengakibatkan timbulnya agama Kristen Protestan yang terbagi atas aliran-aliran seperti aliran Calvin, aliran Zwingli, aliran Anglican, aliran Puritan, aliran Presbyteran dan Aliran Independent serta masih banyak lagi aliran-aliran yang lainnya.

 

Sekian materi tentang Sejarah Terjadinya Renaissance dan Humanisme. Kita sudah belajar latar belakang Terjadinya Renaissance dan Humanisme, kebudayaan yang muncul, serta dampak positif dan negatif yang ditimbulkan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman teman semua baik untuk belajar mengenai Sejarah Dunia khususnya Sejarah Terjadinya Renaissance dan Humanisme atau bermanfaat dalam membantu teman teman untuk pengerjaan tugas tugas yang diberikan guru di sekolah. Tetaplah untuk senantiasa belajar dan belajar, karena semakin kita mencari ilmu, semakin kita sadar bahwa ada banyak hal yang tidak kita tahu. Jangan pernah melupakan sejarah dan terus belajarlah darinya, karena historia vitae magista, history make man wise. Terimakasih dan tetap semangat!

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *