Peradaban Kuno Mesopotamia

Diposting pada

Peradaban Kuno Mesopotamia – Salam ! Kali ini kita akan belajar Sejarah Dunia khususnya Sejarah Peradaban Kuno Mesopotamia. Materi ini merupakan rangkaian dari materi Sejarah yang keluar pada soal SBMPTN bidang SOSHUM. Selamat membaca!

Peradaban Kuno Mesopotamia

Letak Peradaban Kuno Mesopotamia

Perkembangan peradaban kuno Mesopotamia ini berada di daerah Irak. Terdapat temuan kota tua yang menjadi perhatian para ahli purbakala, yaitu daerah Teluk Farsi yang terdapat kota Ur, Larsam, dan Lagash. Peradaban yang berkembang di daerah ini, dengan ditemukannya perpustakaan tertua yang dibangun oleh Raja Ashnrbanipal serta taman bergantung yang dibangun oleh bangsa Khaldea pada masa kerajaan Babylonia. Sistem kalender juga dapat ditemukan pada peradaban ini serta UU yang terkenal dengan Codex Hammurabi.

 

Bangsa Sumeria dan Akadia di Peradaban Kuno Mesopotamia

Bangsa Sumeria adalah kelompok manusia pertama yang mendiami Mesopotamia. Dikenal pula sebagai perbadaban manusia pertama. Kota kota yang terkenal antara lain Eridu, Erech, Ur, dan Nippur. Bangsa Sumeria menciptakan salah satu sistem penulisan awal yaitu cuneiform (huruf paku), menulis di atas lempengan yang terbuat dari tanah liat. Bangsa Sumeria juga menemukan suatu hal yang masih sangat bermanfaat hingga zaman modern ini yaitu roda. Tidak berhenti sampai disitu, Sumeria juga memperkenalkan sistem 1 tahun = 12 bulan dan 1 bulan = 30 hari.

Pada perkembangannya, bangsa Sumeria ditaklukan oleh bangsa bernama Kadia. Penaklukan Sumeria oleh bangsa Akadia dilakukan pada tahun 2331 SM dibawah pimpinan seseoran bernama Sargon. Sekitar tahun 2100 SM, dominasi Akadia diambil alih oleh bangsa Ur selama 1 abad, kemudian muncul Asiria dan Babilonia.

 

Kerajaan Babilonia Lama di Peradaban Kuno Mesopotamia

Dominasi bangsa Ur di peradaban kuno Mesopotamia diikuti oleh banyak penyerbuan. Sekitar tahun 1894 SM, bangsa Babilonia mengganti kekuasaan mereka dengan sebuah dinasti. Bangsa Babilonia mulai menguasai bagian selatan Mesopotamia di bawah pimpinan Hammurabi. Hammurabi dikenal dengan kitab hukum yang disusunnya. Inti dari hukum yang dituliskan Hammurabi di kitabnya adalah “mata diganti mata, gigi diganti gigi.”

Para ahli matematika dari Babilonia mengembangkan sistem perhitungan berdasarkan angka enam puluh. Dari sistem ini, kita mendapat warisan jumalh satuan menit dalam satu jam serta derajat pada sebuah lingkaran. Para sarjana Babilonia mengembangkan ilmu pengetahuan dan astrologi lewat ilmu yang mereka peroleh dari bangsa Sumeria.

 

Bangsa Asiria di Peradaban Kuno Mesopotamia

Ketika Babilonia menguasai kawasan selatan Peradaban Kuno Mesopotamia, maka bangsa Asiria lah yang menguasai kawasan utaranya. Pusat kerajaan Asiria berada di hulu Sungai Tigris. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaan di bawah kepemimpinan Raja Tiglathpileser III yang wilayah kekuasaannya meliputi Babilonia, Suriah, Palestina, Syprus, Arabia Utara, dan Mesir.

Bangsa ini memperkenalkan peta pertama kali kepada dunia. Raja Assurbanipal yang merupakan penguasa terakhir di Asiria selama masa pemerintahannya membangun sebuah perpustakaan besar di ibukota Niniweh.

 

Kerajaan Babilonia Baru (Chaldea) di Peradaban Kuno Mesopotamia

Pada tahun 625 SM, Bangsa Babilon memberontak terhadap Kerajaan Assiria. Dipimpin oleh Nebopalassar, terbentuklah kerajaan Chaldea atau Babilonia Baru. Kemudian kepemimpinan Nebopalassar digantikan oleh Nebukadnezar. Di bawah pimpinan Nebukadnezar, Chaledia menjadi kerajaan yang kuat.

Nebukadnezar membangun taman yang terkenal yaitu Taman Gantung. Taman ini dibangun sebagai hadiah dari Nebukadnezar kepada istrinya. Pada perkembangannya, kerajaan ini berhasil menghancurkan Kerajaan Yehuda dan menghancurkan Haikal Sulaiman shehingga Bani Israil dibawa ke Mesir untuk dijadikan budak.

Akhir dari kerajaan Babilonia Baru atau Chaldea adalah penyerangan oleh Raja Persia yaitu Cyrus Agung pada 583 SM. Cyrus Agung melakukan penyerangan ketika penghuni istana di Chaldea tengah mengadakan pesta pora. Karena penyerangan itu, Kerajaan Chaldea mengalami keruntuhan kemudian Mesopotamia dikuasai oleh Bangsa Persia dan Bani Israil dikembalikan lagi ke Palestina.

 

Kepercayaan dan Peninggalan Peradaban Kuno Mesopotamia

Kepercayaan yang dianut bangsa yang mendiami Mesopotamia adalah kepercayaan untuk menyembah para dewa. Dewa yang mereka sembah adalah Anu, yaitu dewa langit. Enlil atau dewa bumi. Enki, yaitu dewa yang menjalankan kebijakan. Ea, atau dewa air. Samas yaitu dewa matahari. Sin adalah dewa bulan. Istar yaitu dewa asmara dan perang. Tammuz, dewa tumbuh tumbuhan. Serta Marduk yaitu pemimpin para dewa.

Bangsa di Mesopotamia menurut rujukan sejarah banyak sekali memberikan peninggalan berharga. Beberapa di antara peninggalan bangsa di Peradaban Kuno Mesopotamia adalah ilmu Sexagemal atau  ilmu hitung per60-an seperti yang sudah dijelaskan di atas, kemudian perhitungan sudut lingkaran yang memiliki 60 x 6 atau 360 derajat. Peninggalan bangsa Peradaban Kuno Mesopotamia lainnya adalah  zigurat atau kuil ibadah yang mirip dengan piramida.

 

Demikian pembahasan menganai Peradaban Kuno Mesopotamia, letak atau lokasinya, kerajaan atau bangsa yang pernah menguasai Peradaban Kuno Mesopotamia itu sendiri, kepercayaan yang dianut bangsa, serta peninggalan Peradaban Kuno Mesopotamia. Semoga dengan membaca artikel di atas, pengetahuan teman teman bisa bertambah dan bisa membantu teman teman dalam belajar maupun dalam mengerjakan tugas. Jangan lupa tetap belajar khususnya sejarah karena ada salah kutipan yang menyatakan bahwa : Historia vitae magizta, History make man wise!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *