Pengertian Pengukuran Dan Alat-Alat Ukur

Posted on

A. Pengukuran

Mengukur adalah membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Dalam kegiatan pengukuran, suatu besaran digunakan alat ukur hasilnya adalah perbandingan antara nilai satuan alat ukur dengan yang diukur.

B. Alat-Alat Ukur

  1. Alat Ukur Panjang

    Mulai tahun 1983, definisi satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa selama selang waktu 1/299.792.458 sekon. Ada empat macam alat ukur yang akan dipelajari, yaitu : mistar, meteran kelos, jangka sorong, dan mikrometer sekrup.

    a. Mistar

    Karena satu bagian skala terkecil mistar adalah 1 mm atau 0,1 cm, maka ketelitian mistar adalah 1 mm atau 0,1 cm.

    b. Meteran Kelos
    Meteran kelos atau meteran gulung memiliki ketelitian 1 cm, dan biasanya digunakan untuk mengukur benda-benda yang panjang.

    c. Jangka Sorong

    Jangka sorong adalah alat ukur yang mampu mengukur jarak, kedalaman, maupun ‘diameter dalam’ suatu objek dengan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik (±0,05 mm). Hasil pengukuran dari ketiga fungsi alat tersebut dibaca dengan cara yang sama.
    Bagian-Bagian jangka sorong :
    Cara membaca Jangka Sorong :

    Nah, pada gambar di atas ini diumpamakan sebuah benda kecil (merah) yang akan diukur ketebalannya. Kita akan membaca dan mengetahui ketebalan bola merah ini. Untuk membaca dan mengetahui ukuran benda merah tersebut, pertama kita lihat dulu angka yang tertera pada skala utama (main scale). Lihatlah bagian garis dari skala utama yang terdekat dengan angka 0 pada skala vernier. Ternyata bagian skala utama yang terdekat dengan angka 0 (nol) pada skala vernier adalah 1,1 cm atau 1 cm lebih 1 mm atau 11 mm. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah kita lihat dua garis skala pada skala utama dan skala vernier yang sejajar atau paling lurus atau paling berhimpitan. Ternyata dua garis skala yang sejajar lurus tersebut terletak di antara angka 6 dan 7, atau artinya 0,65 mm.

    Nah, untuk mengetahui ukuran ketebalan benda merah yang kita ukur tersebut, caranya dengan menjumlahkan kedua angka yang sudah kita peroleh pada skala utama (11 mm) dan skala vernier (0,65 mm)11 mm + 0,65 mm = 11,65 mm

    Jadi hasil pengukuran benda merah tersebut adalah 11,65 mm atau 1,165 cm.

    d. Mikrometer Sekrup

    Mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur dimensi luar suatu benda yang sangat pendek, seperti diameter kawat atau ketebalan suatu benda tipis. Ketelitian mikrometer sekrup adalah 0,01 mm.

    Cara membaca mikrometer sekrup :

    1. Yang pertama silahkan letakkan mikrometer sekrup satu arah sehingga bisa dilihat dengan jelas.

    2. Baca skala utama dari mikrometer sekrup tersebut, dibagian atas garis menunjukkan angka bulat mm seperti 1 mm dan seterusnya, sedangkan pada garis skala bawah menunjukkan bilangan 0.5 mm.


    Dari gambar diatas, garis skala atas menunjukan angka 5 mm dan garis skala bagian bawah menunjukan 0,5 mm, Jumlahkan kedua hasil diatas maka skala utama pada mikrometer diatas menunjukan angka 5,5 mm.

    3. Selanjutnya baca skala nonius atau skala putarnya yaitu garis yang berada tepat segaris dengan garis pembagi pada skala utama. Pada gambar di atas, skala nonius menunjukan angka 30 dikalikan dengan 0,01 mm sehingga skala noniusnya menunjukan 0,30 mm.

    4. Kemudian jumlahkan hasil pengukuran dari skala utama dengan hasil pengukuran dari skala nonius misalnya 5,5 mm + 0,3 mm = 5,8 mm.

  2. Alat Ukur Massa

    Massa adalah jumlah zat yang terkandung dalam suatu benda. Pengukuran massa benda yang sama di mana-mana hasilnya selalu tetap. Satu kilogram adalah massa sebuah kilogram standar (platina iridium) yang disimpan di lembaga berat dan ukuran internasional, Prancis.

    Alat ukur massa adalah neraca, berikut beberapa macam neraca:
    1. Neraca pasar, digunakan pedagang buah, beras, gula, dan lain-lain
    2. Neraca dua tangan, digunakan dilaboratorium dan memiliki ketelitian 0,001 g.
    3. Neraca Ohaus, ketelitiannya mencapai 0,01 gr.
    4. Neraca meja, ketelitiannya 5 gr.
    5. Neraca elektronik, digunakan untuk mengukur massa snack dan lain-lain.

  3. Alat Ukur Waktu

    Satu sekon adalah waktu yang diperlukan oleh atom  cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali.
    Macam-macam alat ukur waktu, adalah sebagai berikut:
    1. Jam pasir, jam orang jaman dahulu
    2. Arloji
    3.StopWatch
    4.Jam atom cesium, jam yang sangat teliti, kesalahan 1 sekon dalam waktu 1 juta tahun.

Baca Juga  Pengertian Besaran Dan Satuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *