Pelanggaran Hak Asasi Manusia Beserta Contohnya

Diposting pada

   Salam ! Pada kesempatan kali ini, Kumpulan Contoh Teks  akan membahas materi PPKn, lebih tepatnya seputar Pelanggaran Hak Asasi Manusia beserta contohnya. Tentubagi kita Hak Asasi Manusia (HAM) bukanlah suatu hal yang baru bukan? Tapi apakah kita sudah paham betul mengenai Hak Asasi Manusia? Bagaimana dengan Pelanggaran Hak Asasi Manusia? Berikut penjelasan mengenai Pelanggaran Hak Asasi Manusia Beserta Contohnya.

Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Pengertian Hak Asasi Manusia

 

Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Pengertian tersebut, tercantum jelas pada UU RI No 39 Tahun 1999. Dari pengertian tersebut terkandung 2 makna, yaitu :

  1. Hak Asasi Manusia merupakan hak alamiah yang dimiliki sejak ia ada di dunia. Batasan dari HAM seseorang adalah HAM yang melekat pada orang lain.
  2. Hak Asasi Manusia merupakan alat untuk menjaga harkat dan martabat manusia yang satu dengan yang lainnya.

Ciri – Ciri Hak Asasi Manusia

Hak Asasi Manusia memiliki ciri – cirri khusus, yaitu :

  1. Bersifat Hakikat, artinya HAM adalah hak semua umat manusia sejak lahir.
  2. Bersifat Universal, artinya HAM berlaku untuk semua orang.
  3. Bersifat tidak dapat dicabut.
  4. Bersifat tidak dapat dibagi.

Pengertian Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Dalam pasal 1 angka 6 UU No 39 Tahun 1999, tercantum pengertian Pelanggaran Hak Asasi  Manusia. Pelanggaran Hak Asasi Manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak sengaja, atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang.

Pelaku Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Pelanggaran Hak Asasi Manusia dapat dilakukan oleh dua pihak, yaitu :

  1. Negara atau Penyelenggara Negara. Pelanggaran Hak Asasi Manusia ini dilakukan oleh aparat negara. Contohnya adalah Negara membuat kebijakan yang salah atau disalahgunakan oleh pejabat pelaksana sehingga dapat terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia.
  2. Pihak – pihak di luar negara. Yaitu orang, masyarakat, kelompok, dan organisasi kemasyarakatan.

Faktor Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Pelanggaran Hak Asasi Manusia disebabkan oleh faktor – faktor berikut :

  1. Faktor Internal, yaitu dorongan untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang berasal dari diri pelaku pelanggar HAM, diantaranya sebagai berikut :
  • Sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri

Pelanggaran Hak Asasi Manusia dapat terjadi karena adanya sikap mementingkan diri sendiri karena adanya keinginan untuk selalu menuntut haknya, sementara kewajibannya terabaikan.

  • Rendahnya kesadaran HAM

Rendahnya kesadaran pentingnya HAM menyebabkan pelaku pelanggaran Hak Asasi Manusia berbuat seenaknya dan bersikap tidak mau tau. Dari situlah, munculah perilaku atau tindakan penyimpangan yang kita sebut pelanggaran hak asasi manusia.

  • Sikap Tidak Toleran

Sikap tidak saling menghargai dan saling menghormati tentukan akan mendorong orang untuk melakukan diskriminasi kepada orang lain.

2. Faktor Eksternal, yaitu faktor – faktor di luar diri manusia yang mendorong seseorang atau sekelompok orang melakukan pelanggaran hak asasi manusi, diantaranya sebagai berikut :

  • Penyalahgunaan kekuasaan

Setiap penyalahgunaan kekuasaan, baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, akan mendorong timbulnya pelanggaran hak asasi manusia.

  • Ketidaktegasan aparat penegak hukum.

Ketidaktegasan aparat penegak hukum akan menyebabkan ketidaktuntasan permasalahan yang telah terjadi. Dengan begitu, pelaku pelanggaran hak asasi manusia tidak akan merasa jera, karena mereka tidak memperoleh sanksi yang tegas. Kemudian, pelaku akan melakukna pelanggaran hak asasi manusia yang selanjutnya.

  • Penyalahgunaan teknologi

Semakin majunya dunia teknologi, semakin mudah pula kejahatan dilakukan. Termasuk pelanggaran hak asasi manusia, banyak yang berakar dari jejaring social media.

  • Kesenjangan social dan ekonomi yang tinggi

Ketidakseimbangan yang mencolok pada masyarakat, seperti kekayaan dan jabatan, dapat memicu timbulnya pelanggaran hak asasi manusia seperti perbudakan, pelecehan, perampokan, bahkan pembunuhan.

Jenis Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Ada dua jenis pelanggaran hak asasi manusia, yaitu kasus pelanggaran HAM biasa dan kasus pelanggaran HAM berat.

  1. Kasus pelanggaran HAM biasa, meliputi :
  • Pemukulan
  • Penganiyaan
  • Pencemaran nama baik, dan
  • Menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya

2. Kasus pelanggaran HAM berat, meliputi :

  • Kejahatan genosida, yaitu setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, dan kelompok agama.
  • Kejahatan terhadap kemanusiaan, yaitu salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahui bahwa serangan tersebut, ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil.
  • Kejahatan perang, yaitu tindak kejahatan atau pelanggaran hukum perang yang dilakukan oleh pihak pribadi yang sedang berperang.
  • Agresi, yaitu penyerangan atau serangan dari suatu negara kepada negara lain.
  • Pembajakan kapal laut atau pesawat udara dan terorisme

Contoh Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Berikut ini adalah contoh kasus pelanggaran hak asasi manusia yang pernah terjadi di Indonesia :

  • Kerusuhan Tanjung Priok tanggal 12 September 1984.
  • Penyerbuan kantor Partai Demokrasi Indonesia tanggal 27 Juli 1996.
  • Penembakan mahasiswa Universitas Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.
  • Tragedi Semanggi I pada tanggal 13 November 1998.
  • Penculikan aktivis pada 1997/1998.
  • Kasus Marsinah
  • Kasus HAM Timor Timur pascajajak pendapat

Adapun kasus pelanggaran hak asasi manusia di dunia internasional, contohnya :

  • Bentuk penjajah yang dilakukan negara – negara imperialis, seperti Belanda dan Jepang menjajah Indonesia.
  • Pembantaian suku atau kaum minoritas, misalnya pembantaian suku Kurdi.
  • Pembantaian ras yang dilakukan oleh NAZI pada masa Hitler
  • Penindasan ras kulit hitam di Afrika
  • Kejahatan perang yang dilakukan oleh suatu rezim atau elite politik yang berkuasa.

Contoh pelanggaran hak asasi manusia di lingkungan keluarga :

  • Orang tua memaksakan keinginannya kepada anak.
  • Orang tua menganiaya, menyiksa, atau bahkan membunuh anaknya.
  • Anak melawan, menganiaya, bahkan membunuh saudaranya atau orang tuanya sendiri.
  • Seorang majikan, dan atau anggota keluarganya memperlakukan pembantu dengan sewenang – wenang.
  1. Contoh pelanggaran hak asasi manusia di lingkungan sekolah :
  • Guru membeda – bedakan perlakuan terhadap siswanya.
  • Guru memberkan sanksi atau hukuman fisik terhadap siswanya.
  • Siswa menaniaya siswa yang lain.
  • Siswa menghina siswa yang lain.
  • Tawuran anatarpelajar.

Contoh pelanggaran hak asasi manusia di lingkungan masyarakat :

  • Pertikaian antarkelompok ataupun antarsuku.
  • Perbuatan main hakim sendiri terhadap pencuri yang tertangkap.
  • Merusak fasilitas atau sarana umum

Demikianlah artikel mengenai pelanggaran hak asasi manusia beserta contohnya. Semoga dengan adanya artikel ini, dapat membantu teman – teman dalam belajar. Selamat Belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *