Gerak Pada Tumbuhan dan Contohnya

Diposting pada

Gerak pada tumbuhan dan contohnya – Salam! Kali ini Kumpulan Contoh Teks akan membahas materi Biologi mengenai Gerak pada tumbuhan. Setiap makhluk hidup memiliki kemampuan iritabilitas, yaitu kepekaan terhadap perubahan lingkungan (rangsang), baik secara internal ataupun eksternal. Salah satu contoh iritabilitas pada tumbuhan adalah kemampuan untuk bergerak. Berdasarkan sumbernya gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi 3 yaitu : Endonom (autonom), esionom (paratonis), dan taksis.

Gerak Pada Tumbuhan

Gerak Pada Tumbuhan 1 (Endonom / Autonom)

Adalah gerak spontan pada tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh rangsang dari luar. Gerakan ini disebabkan oleh rangsang yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. Gerak dibagi menjadi 3 yaitu :

a.Nutasi : adalah gerak ujung / organ tumbuhan yang sedang tumbuh, contohnya adalah Gerak tumbuh tumbuhan seperti tumbuh akar, batang, dan daun.

b.Siklosis : adalah gerak rotasi pada sitoplasma tumbuhan, contohnya adalah berputarnya kloropas pada sel daun tumbuhan Hydrilla

c.Higroskopis :adalah gerak pada tumbuhan dikarenakan perubahan kadar air dalam sel sehingga pengerutan yang tidak sama, misalnya pecahnya kulit buah kacang polong – polongan (leguminacea) yang sudah kering, dan gerak membukanya kotak spora pada tumbuhan paku.

Gerak Pada Tumbuhan 2 (Esionom / Paratonis)

Adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh adanya rangsang yang berasal dari luar tubuh tumbuhan. Gerak esionom dibedakan menjadi 3, yaitu tropisme, nasti, dan taksis.

Tropisme, adalah gerak pada tumbuhan dimana sebagian tubuh tumbuhan (seperti batang, akar, daun, atau sulurnya saja) bergerak yang arah gerakanya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Jika arah gerakan tersebut mendekati arah rangsang, maka disebut fototropisme positif. Sebaliknya, jika arah gerakan tersebut menjauhi arah rangsang, maka disebut foto tropisme negatif. Contoh gerak tropis sebagai berikut :

  • Fototropisme (heliotropi) : yaitu gerak tubuh tumbuhan yang disebabkan adanya rangsang cahaya, contohnya adalah gerak pada batang tanaman yang selalu menuju arah cahaya
  • Geotropisme (gravitrofi) : yaitu gerak tubuh tumbuhan yang disebaban adanya pengaruh gravitasi bumi, contohnya gerak akar menuju pusat bumi
  • Hidrotropisme : yaitu gerak tubuh tumbuhan yang disebaban adanya rangsangan berupa air, contohnya pertumbuhan akar menuju tempat yang lembab
  • Kemotropisme : yaitu gerak tubuh tumbuhan yang disebaban adanya rangsangan zat kimia, contohnya gerak akar mendekati tempat yang banyak mengandung mineral
  • Tigmotropisme : yaitu gerak tubuh tumbuhan yang disebaban adanya rangsang sentuhan benda keras, contohnya membelitnya sulur tanaman paria, mentimun, labu keitaka menyetuh benda keras dalam waktu lama

 

Nasti, adalah gerak pada tumbuhan dimana sebagian tubuh tumbuhan bergerak yang arah gerakanya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Contoh gerak nasti sebagai berikut :

  • Fotonasti, yaitu gerak nasti yang disebabkan rangsangan berupa cahaya, namun arah geraknya tidak mengikuti arah rangsangan. Contohnya gerakan mekarnya bunga pukul empat (mirabilis jalapa) di sore hari.
  • Seismonasti, yaitu gerak nasti yang disebabkan rangsangan berupa sentuhan. Contohnya menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) pada saat disentuh.
  • Niktinasti, yaitu gerak nasti yang disebabkan rangsangan berupa suasana gelap, misal menutupnya daun petai cina pada malam hari
  • Termonasti, yaitu gerak nasti yang disebabkan rangsangan berupa rangsang panas, misalnya mekarnya bunga tulip ketika suhu disekitarnya dinaikan.
  • Hidronasti, yaitu gerak nasti yang disebabkan rangsangan berupa air. Contohnya gerak pelipatan dan penggulungan daun pada keadaan sedikit air
  • Kemonasti, yaitu gerak nasti yang disebabkan rangsangan berupa zat kimia, misalnya membukanya mulut daun pada siang hari karena adanya CO2
  • Haptonasti : yaitu gerak tumbuhan (insektivor) yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya serangga, contohnya gerak daun tumbuhan Dionaea jika disentuh oleh serangga.
  • Nasti kompleks, yaitu gerak nasti yang disebabkan berbagai rangsangan yang bekerjasama, misalnya gerak membuka dan menutupnya stomata karena dipengaruhi oleh cahaya matahari, air, zat kimia (CO2 atau O2), dan suhu.

Gerak Pada Tumbuhan 3 (Taksis)

Adalah gerak pada tumbuhan dimana seluruh tubuh tumbuhan berpindah tempat akibat adanya rangsang dari luar, dan arah perpindahanya  dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Contoh gerak taksis adalah sebagai berikut :

  • Fototaksis , yaitu gerak taksis yang dipengaruhi rangsangan berupa cahaya, contohnya gerak Spirogyra (ganggang uniseluler) menujuarah cahaya.
  • Kemotaksis, yaitu gerak taksis yang dipengaruhi rangsangan berupa zat kimia, contohnya gerak gamet jantan berflagela (spermatozoid) ke arah gamet betina (sel telur) di dalam arkegonium.

Perbedaan Sistem Gerak Pada Tumbuhan Dengan Sistem Gerak Pada Hewan

NoSistem gerak pada tumbuhanSistem gerak pada hewan
1Reaksi terhadap rangsang sangat lambat, sehingga sulit diamati secara sepintas oleh mataReaksi terhadap rangsang cepat, sehingga mudah diamati oleh mata
2Gerakanya sangat lambat dan pasifGerakanya cepat dan aktif
3Tidak dapat berpindah dan bergerak sebagian tubuhnyaDapat berpindah tempat
4Tidak memiliki alat gerak khususMemiliki alat gerak khusus

 

Daftar Istilah

Foto     : Cahaya

Geo     : Gravitasi bumi

Hidro   : Air / zat cair

Higro   : Lembab

Hapto  : Sentuhan serangga

Kemo  : Zat kimia

Nikti    : Gelap / malam

Seismo : Getaran

Termo  : Suhu / hangat

Tigmo  : Sentuhan / singgungan

Cukup sekian postingan kali ini, Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, Selamat belajar dan sukses selalu !

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *